/ default

Data Karya Guru
Gerakan Literasi Sekolah


Bait-bait Dzikir: Ibunda
| 128 views


Bait-bait Dzikir: Ibunda

 

di sepertiga malam

dalam hening doa yang tersembunyi

dan dzikir-dzikir paling suci

aku hadir dalam doanya

menelisik tatapannya

teduh dalam pelukannya

hangat dalam kasihnya

seperti mentari pagi

menjalar sampai ke hati

                                    

Ibu, tubuhmu menggigil dingin,

merintih dan menjerit, atas segala gelisah

di kedua pipimu yang mengalirkan sungai resah

kepada kami dalam rindu yang semakin basah

 

Ibu, masih kudengar doa-doamu

Dari dzikir yang paling getir,

Dari bibirmu yang basah mengalir

Lewat nadi dan urat-urat cinta penuh satir

 

Ibu, kini tak ada lagi doa-doa

yang kau panjatkan dari lubuk hatimu

kepada Pemilik semesta

selain untuk anak-anakmu

 

Telah engkau pasrahkan ragamu padaNya

Telah engkau lepaskan bebanmu pada Pemilik Alam

Kepada Pemilik surga yang megah, dan

Engkau hembuskan nafas terakhirmu

Sambil menatap langit-langit akhirat

Kau mengeja kembali dua kalimat syahadat

 

Ibuku telah tiada, ia terkubur dalam cahaya

Dan aku masih merindukannya

Seolah ibu masih tersenyum di hadapanku

Memanggil-manggil namaku

 

air mata meruapkan kenangan bersamanya

kesedihan yang mendalam

rindu yang memilukan

 

di sajadah malam, aku menghamparkan doa

memanggil-manggil namanya

untuk sebuah keselamatan

Tuhan, berilah ampunan kepadanya

berilah tempat paling indah

seperti taman-taman senyuman

yang Kau janjikan

dalam sebuah kitab penerang kehidupan

 

Cianjur, 2017

 

Sri Rini Wahyuni, Guru SMP Negeri 2 Cianjur




sumber : Sri Rini Wahyuni, M.Pd.
asd r57 txt mavi yolculuk dizi izle Led Ekran izmir escort replika saat replika saat replika saat gümüş alyans film izle türkçe bahisnow en güvenilir bahis siteleri https://www.ankaradershaneleri.gen.tr/ instagram beğeni hilesi soyunma dolabı omegle random chat